Ditemukan Puluhan Ribu Data Pemilih Invalid di Provinsi Riau

KPU  Provinsi Riau melakukan verifikasi faktual atau vertual terhadap 32.556 data pemilih anomali hasil temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat guna validasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019 mendatang.

“Data pemilih yang tidak jelas identitasnya/elemen pada form. misalnya, nama dan jenis kelamin tidak tercantum dan sebagainya,” ujar Komisioner KPU Provinsi Riau Divisi Program dan Data Syapril Abdullah, seperti dikutip dari Antara, Senin (12/11/2018).

Syapril Abdullah menjelaskan, untuk menindaklanjuti temuan Bawaslu terhadap pemilih anomali tersebut, KPU Provinsi sudah melakukan vertual ke lapangan.

Verifikasi vaktual, dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan berkoordinasi dengan partai politik, Disdukcapil setempat, dan Bawaslu.

“Waktu vertual ini sudah memasuki tahapan penetapan dan rekapitulasi di masing-masing tingkatan KPU,” ucap dia.

Selanjut KPU Provinsi akan menerima semua data terkini untuk selanjutnya ditetapkan sebagai DPT.

“Untuk Rapat Pleno Rekapitulasi di tingkat Provinsi Riau Insya Allah akan dilakukan tanggal 13 November 2018 di kantor KPU Provinsi,” kata dia.

Beliau menegaskan, pihaknya akan bekerja secara profesional dan transparan dalam menyelenggarakan Pemilu 2019 mendatang dan berharap dukungan semua pihak.

Pada kesempatan lain Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyebutkan, ada 32.556 data pemilih yang disebut KPU Riau sebagai data anomali, termasuk di dalamnya pemilih ganda.

“Keberadaan data pemilih anomali ini harus dilakukan pembersihan,” kata Rusidi.

Tidak hanya itu, lanjut dia, hingga akhir September 2018 lalu, masih tercatat 19.782 pemilih ganda di Riau.

“Data pemilih ganda ini tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota yang ada di Riau. Sampai akhir September 2018 ini, masih tercatat sekitar 19.782 jumlah pemilih ganda. Data tersebut juga harus dicermati untuk dilakukan pemuktahiran,” jelas Rusidi. (dbs).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply