Kantor Satpol PP Pidie Jaya, Digembok Karena Hutang Ke Warung Nasi Rp. 60 Juta

Warga Pidie Jaya Aceh, dihebohkan dengan penyegelan kantor Satpol PP oleh pemilik rumah makan.

Peristiwa itu terjadi pada beberapa waktu lalu.

Jelas saja membuat heboh, karena jumlah hutangnya tak main-main, yakni Rp 60 juta lebih.

Muhammad Yuki selaku pemilik Rumah Makan (RM) Yuki Kecamatan Meureudu kepada Serambinews.com mengatakan hutang Rp 60.653.000 itu terhitung tak dibayar, yaitu, sejak 2016 dan 2017 lalu sampai kini tak kunjung dilunasi.

“Karena hutang tak kunjung dibayar saya berhak menggembok pintu kantor Satpol PP,” katanya.

Berbagai upaya diplomasi telah dilakukan dengan Kasatpol PP dan WH, M Thaib.

Namun upaya tersebut tak disahuti hingga sampai hari ini.

Kendati demikian, jika persoalan ini tidak ada titik temu, pihaknya tak segan-segan melaporkan ke jalur hukum.

Diakui Yuki, untuk menutupi operasional warung nasinya selama ini dirinya terpaksa melakukan tindakan hutang kepada pihak lain guna menjalankan roda usaha untuk menghidupi keluarganya (dbs).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply