Bea Cukai Malang Kembali Berhasil Sita 118.000 Batang Rokok Ilegal

“Berdasarkan informasi masyarakat setempat, di salah satu rumah penduduk di Kecamatan Tajinan terdapat produksi rokok ilegal. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Bea Cukai Malang bergerak menuju rumah dimaksud untuk melakukan pemeriksaan. Benar saja, di rumah tersebut kami menemukan 3 karton atau sekitar 64.800 batang rokok ilegal,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy HK.

Kemudian petugas melanjutkan pergerakannya menuju salah satu kios di Kecamatan Tumpang. Sama halnya dengan sebelumnya, pergerakan petugas Bea Cukai Malang ini berdasarkan informasi masyarakat sekitar.

Petugas Bea Cukai Malang meminta ijin kepada pemilik kios untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, didapati rokok dengan jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT) dalam berbagai macam merek tanpa dilekati pita cukai sebanyak 3.099 bungkus atau sekitar 54.704 batang.

Jumlah barang kena cukai ilegal yang berhasil diamankan sekitar 118.704 batang. “Barang bukti kami bawa ke kantor, sedangkan pemilik rumah dan kios kami minta keterangan lebih lanjut,” ungkap Rudy.

Terhadap pemilik rumah dan kios, diancam pidana berdasarkan Undang Undang Cukai Nomor 39 tahun 2007 Pasal 56 dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Pada Kamis 31 Mei 2018, petugas Bea Cukai Malang kembali melakukan pemeriksaan terhadap salah satu rumah penduduk di desa yang terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Dalam aksinya kali ini, petugas Bea Cukai Malang berhasil menemukan 217.000 batang rokok ilegal yang telah dikemas dan dibungkus dengan kertas berwarna coklat. Petugas masih mengembangkan informasi terkait pelaku dalam hal ini pemilik barang tersebut.

Dari hasil tangkapan rokok ilegal yang telah diamankan terdiri dari 7.200 bungkus merek Kembang Cengkeh isi 20, 100 bungkus merek Sumber Baru Hitam isi 12, 700 bungkus merek Pro Rizquna isi 16, 800 bungkus merek Revil Filter isi 16, dan 4.000 bungkus merek Sumber Baru Putih isi 12. Total rokok ilegal yang diamankan seluruhnya 12.800 bungkus atau dalam batangan sebanyak 217.200 batang, (dbs).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply